kenalkan, Jatmiko Rahmawan; orang paling tenang dalam setiap ketidak sabaran saya. Walaupun ribuan kilometer jarak memisahkan raga kami, namun dia partner setia saya dalam hal apapun.
selamat ulang tahun, Mas.
aminku akan selalu menyertai doa-doamu. :*
dari yang menyayangimu,
Suryaningtyas Sulistiyani.
DIRTY FRENCH PSYCHEDELICS
”Dirty French Psychedelics is intended for fans of French pop from Serge Gainsbourg to Air, for people who want to discover or rediscover the music of the seventies, for those who want to listen to music without really paying attention and for those who want to listen attentively through their headphones. Have a good trip.’
Track list here:
http://www.discogs.com/Dirty-Sound-System-Dirty-French-Psychedelics/release/1773867
“You’re like a prince there’s no word who can expressed.” - Aimee.
Selamat Pagi, Siang, Sore, Malam, atau Dini hari Mas Garna? Kupanggil Mas saja ya, sebab aku menganggapmu seperti itu. Seorang kakak laki-laki.
Suatu ketika aku menceritakan akunmu ke beberapa teman. Mereka hanya bisa melongo,
“bagusnya dimana?”.
Hahaha, mereka sama denganku. Masuk di ranah twitter dengan kepentingan berbeda ternyata membuat kami memfollow akun-akun yang berbeda pula. Diantara semua akun, ternyata timelineku selalu penuh kagum ketika melihat akunmu. @GarnaRaditya.

Ada ketertarikan yang kurasakan dalam mentertawai absurditas dunia ketika melihat kau berucap. Melalui twit-twit singkat namun terkadang menohok, membuat saya sering bertanya,
“mampukah aku melakukannya?”
Mas Garna, apa sebenarnya yang ada di pikiranmu? Ketika melepas twit-twit seperti itu?
Apakah memang sepi selalu bermain di pikiranmu. Ataukah itu hanya topeng yang kau gunakan untuk menjebak para perasa yang merasakan hal yang sama? Kalau memang itu hanya perangkap, maka aku mungkin salah satu laron bodoh itu. Selalu terjebak pada permainan perasaan sekaligus tertohok, tertegun, dan terpaku pada seluruh kalimatmu.
sungguh, aku tidak tahu apa lagi yang harus diucapkan.
rasanya setiap kalimat yang telah aku rekatkan, kembali tercerai-berai saat mengingat bahwa surat ini tertuju untukmu. aku hanyalah aku, seorang penikmat kata untuk para pemberi kehidupan dalam tulisanmu. ya, itulah aku, seorang siswa SMA yang berharap dapat mengganggu sedikit saja jalan pikirmu agar timbul rasa penasaranmu.
entah sudah berapa lama aku mengikutimu, dan tanpa kusadari kakiku terus saja melangkah sampai saat ini. sepertinya aku telah tersesat dilabirin kata milikmu.
sampai sini dulu ya, Mas Garna.
tidak akan ada habisnya jika aku terus mengungkapkan bagaimana aku mengagumimu dari kejauhan ini. Hingga pada akhirnya, aku rela jika harus selamanya menjadi salah satu dari sekian banyak pengagum rahasiamu.
Tertanda, Suryaningtyas Sulistiyani.
……
Dan waktu menemukan istrinya nyeleweng, pasangan itu terus bertengkar hebat dan akhirnya si suami membunuh istrinya.
Anaknya yang masih 5 tahun sedang tidur, dan tetangganya tidak pernah mencurigainya, benar benar hebat…
Tapi ada satu hal yang aneh: anak itu tidak pernah bertanya tentang ibunya setelah sehari, 2 hari, bahkan seminggu kemudian…
Akhirnya ayahnya pun bertanya pada anaknya: “apa kau ingin menanyakan sesuatu, nak?”
Lalu jawab anak itu: “tidak begitu, tapi mengapa ayah selalu menggendong ibu dibelakang?”
Ruang kerja baru #rexellin (Taken with Instagram)